fbpx
Contoh Foto Human Interest yang Biasa DIfoto Oleh Traveller
Tips

Perbedaan Turis dan Traveller, Kamu Tipe yang Mana?

Hey Sisters! Sistrip kali ini pengen membahas tentang apa sih perbedaan traveler dan turis. Masih banyak yang menyangka bahwa tidak ada perbedaan turis dan traveller. Sebenarnya ada loh Sist.. Yuk kita lihat satu-satu perbedaan turis dan traveller. Dan ada di kategori yang manakah kamu?

Pengertian Turis dan Traveller

Sebelum kita membahas tentang perbedaan, kita sebaiknya mengetahui terlebih dahulu apa pengertian dari traveller dan turis. Traveler adalah penjelajah atau petualang yang melakukan journey atau menjelajahi tempat-tempat baru dan berbaur dengan penduduk lokal untuk mempelajari sejarah, budaya serta adat istiadat mereka. Kalau Turis adalah wisatawan dari dalam atau luar negeri yang melakukan liburan dengan tujuan relaksasi atau kesenangan diri, atau kalau zaman sekarang, turis identik dengan orang yang melakukan perjalanan (mengutamakan tempat-tempat hits) untuk ditampilkan di social media. Sebagian besar dari mereka melakukan liburan tidak hanya untuk rileks tapi juga demo content. Hehe..

Perbedaan Turis dan Traveller dari Persiapan Liburan                                        

Pertama, kita bahas tentang cara persiapanl liburan mereka. Sebelum kita melakukan perjalanan sebaiknya memang harus bikin persiapan dan itinerary yang matang yah Sist biar liburan kita well prepared dan ngga buang-buang waktu. Tapi ternyata, antara traveler dan turis ternyata ada perbedaanya. Kalau traveler, mereka cenderung mempersiapkan liburan lebih detail daripada tourist. Karena mereka biasanya melakukan perjalanan secara mandiri atau tidak menggunakan jasa travel agent / tour operator. Sehingga mereka harus mempersiapkan secara matang, mulai dari memilih penginapan yang dekat dengan pusat kota, atau dekat dengan stasiun / halte yang bisa mengakses ke seluruh penjuru kota. Mereka jua mempersiapkan itinerary yang sangat efisien. Sementara turis, mereka lebih santai terhadap persiapan. Bukan berarti persiapan mereka ngga sempurna yah Sist, tapi biasanya mereka mempercayakan ke travel agent. Mereka lebih memilih tour yang itinerary nya sudah dipersiapkan oleh travel agent, sehingga mereka tinggal terima beres.

Perbedaan Turis dan Traveller dari Tempat yang Dikunjungi

Kalau dari segi pakaian yang dibawa selama liburan juga berbeda Sist. Tempat yang dikunjungi antara traveller dan turis, pun berbeda sist. Kalau traveller, mereka lebih senang mengunjungi tempat anti-mainstream, mereka biasanya menghindari tempat-tempat yang menjadi favorit para turis. Yang menjadi tempat tujuan mereka adalah contohnya ke daerah-daerah pelosok yang dimana mereka bisa melihat kehidupan orang local dengan jelas, misalnya di Sumba, mereka lebih senang mengunjungi perumahan penduduk asli, dan melihat secara langsung bagaimana para penduduk asli tersebut membuat tenun Sumba yang sangat terkenal. Sementara turis, sesuai dengan itinerary yang telah ditentukan oleh travel agent, tujuan perjalanan mereka sudah pasti tempat-tempat pusat turis, landmark dari kota atau negara yang dikunjungi. Dan sudah pasti, foto-foto selfie di depan landmark tersebut adalah hal yang wajib dilakukan para turis, untuk diposting di social media mereka… content tetap nomor 1 yah Sist!

Baca juga : 8 Restoran Hotel Berpanorama Indah di Batu, Malang

Perlengkapan yang Dibawa

Bagaimana dengan perlengkapan yang dibawa? Hmm ternya ada perbedaannya juga loh Sist. Kalau traveller, perlengkapan yang dibawa lebih simple. Bagi mereka, semakin sedikit barang yang dibawa akan semakin bagus. Pernah lihat ngga, traveller kalau lagi liburan hanya bawa 1 ransel? Karena mereka memang males ribet sih sebenarnya. Barang-barang yang wajib dibawa oleh traveller antara lain : kaos putih atau hitam, perlengkapan foto, 1 potong jeans cadangan. Mereka lebih memilih mencuci baju mereka dan memakainya berkali-kali daripada harus mebawa banyak baju yang sudah pasti akan menambah beban bawaan. Kalau traveller terkenal dengan anti ribet, sementara turis sudah pasti akan lebih siap dengan penampilan. Karena tujuan mereka liburan selain untuk refreshing (kalau yang ini sih sama yah sama kayak traveller), tetapi juga untuk eksis di socmed. Jadi sudah pasti penampilan menjadi hal yang sangat diperhatikan. Baju yang mereka bawa biasanya disesuiakan dengan itinerary. OOTD atau outfit of the day menjadi point penting. Saltum? Waah ngga bakal terjadi deh sama si turis! Itu baru dari segi pakaian yaa, belum dengan perlengkapan liburan yang lain yang ngga kalah seru. Tongsis? Waah jangan sampe ketinggalan Sist.. masa ngga ada foto selfie sih? Kalau mau ke pantai akan beda lagi ceritamya. Topi? Naah ini bisa dibawa dengan berbagai model. Ke Eropa pas lagi winter? Ini lebih seru lagi Sist.. Coat, syal, beanie hat, boots, harus dibawa dengan lebih dari 1 model. Udah jelas yaa kenapa kalo mereka suka bawa lebih dari 1 koper. Seru banget siih.. apalagi kalau ngeliat hasil foto-foto mereka di IG. Jadi kepingin liburan juga jadinya.

Barang yang Dibawa Pulang

Nah bagaimana dengan barang-barang yang dibawa pulang oleh mereka? Traveller biasanya males belanja. Jangankan belanja, ke pusat perbelanjaan aja mereka males banget. Mereka cenderung menghindari tempat-tempat yang ramai (oleh turis). Jadi barang yang mereka bawa pulang biasanyabarang kerajinan yang langsung mereka dapatkan dari pengrajin lokal, foto-foto alam yang mereka abadikan dari hasil hiking, hunting sunrise dan sunset, juga foto-foto human interest dari penduduk lokal. Kalau turis? Udah kebayang ya Sist.. mereka sudah pasti belanja. Tidak hanya belanja untuk diri sendiri, mereka juga suka beli oleh-oleh untuk sekeluarga, teman-teman kampus, teman-teman kantor, tetangga, lengkap deh pokoknya Sist. Tapi kita harus berterima kasih loh sama mereka, perekonomian di kota yang mereka kunjungi sudah pasti akan berjalan lebih baik yah. Turis senang, pedaganggpun senang!

Perbedaan Turis dan Traveller dari foto yang diambil
Contoh foto Human Interest yang biasa difoto oleh para Traveller
Photo by Sergio Carbajo – atlasofhumanity.com

So Sisters, mau tipe yang manapun itu ngga penting. Sistrip tetap menganjurkan untuk sering-seringlah berpergian, sering-seringlah melihat dunia luar, karena kita akan semakin menghargai budaya daerah atau bangsa lain.  Happy Traveling!

Mau Liburan ke Pulau Peucang? Baca disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *